Address
Jl. Kirai II. No. 23, Kp. Tengah, Kec. Kramat Djati, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13510
Phone
081285600493
Email
whomearchitecture@gmail.com

Pengalaman Konsultansi Dan Pengawasan Pembangunan Rumah Serta Evaluasi Awal Dari Wee Home Design(Klien Pertama)

Diterbitkan Selasa, 21 Mei 2024

Klien pertama yang Wee Home dapatkan setelah usaha ini berjalan adalah pekerjaan pengawasan proyek rumah, berbicara mengenai pengawasan 
pasti yang terlintas dalam benak kita adalah seorang pekerja yang bertanggung jawab untuk mengawasi suatu pembangunan dengan tujuan untuk 
menghasilkan produk sesuai dengan yang direncanakan oleh pemilik prroyek. Sehingga kami mempunyai kewajiban untuk membuat konsumen 
puas dengan jasa yang kami tawarkan, sehingga kami akan mengawasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh pemilik proyek.
menilik jauh kebelakang awal mulanya penawaran akan pengawasan proyek rumah tersebut secara tidak sengaja didapat dari teman sendiri 
yang mengaku bahwa kerabatnya akan membangun sebuah rumah sebagai bagian dari investasi dan rencananya akan dijual kembali setelah 
bangunan tersebut selesai. Istilahnya menjadi developer kecil-kecilan. Proyek tersebut akan dikerjakan mulai pertengahan Juli 2023 dengan 
spek sebagai berikut 

1. Lokasi : Jakarta (Detail lokasi xxxxx)
2. Luas Tanah : 300 m2
3. Type Rumah : 100/100
4. Luas Lt 1 : 50 m2
5. Luas Lt 2 : 50 m2
6. Rencana Pembangunan : 3 Rumah dengan split tanah per 100 m2

Ketika mendapat penawaran tersebut, pihak klien (Owner) sudah menunjuk kontraktor yang akan membangun rumah tersebut. Ketika ditanya dasar untuk membangun rumah komersial tersebut, klien menunjukan referensi gambar 3D yang sudah di desain pihak developer perumahan lain. (yang pertama muncul di fikiran saya ini adalah masalah). Tanpa dasar bangunan, spesifikasi design, gambar DTP (Denah Tampak Potongan), Spek material, kemungkinan besar kontraktor bakal kerja dengan koboy (Asal jadi) karena tanpa dasar yang jelas padahal rumah yang dibangun untuk dijadikan bisnis properti tentu jika penjualan pertama dengan kualitas yang buruk akan berdampak buruk terhadap bisnis yang dibangun oleh klien kami. Disinilah pentingnya klien harus merencanakan konsep design dengan memanggil ahli (team perencana) agar bangunan yang akan dibangun menjadi jelas konsepnya dan jadi sebuah bangunan yang sesuai yang diharapkan. Jangan sampai keluar budget banyak tetapi rumah yang dibangun tidak sesuai yang diharapkan (istilah keren nya jelek).

Hal pertama setelah menerima penawaran dari klien, saya cek terlebih dahulu RAB yang dibuat oleh kontraktor. Dengan nilai kontrak sebesar 619 jt. Maka saya kalkulasi dengan estimasi untuk pekerjaan rumah yang rata-rata habis 4 – 4.5 jt/m2. Dengan inspeksi sebagai berikut :

1. Luas Bangunan : 100 m2
2. Nilai Project : Rp. 619.000.000,-
3. Rata-rata per m2 : Rp. 6.190.000,-

Dari keterangan diatas, maka penawaran kontraktor sangat mahal untuk pekerjaan rumah yang akan dibuat. Saya coba confirm ke klien bahwa harga penawaran kontraktor sangat mahal dan bilang perhitungan sederhana bangunan yang dibuat hanya menghabiskan 400 jt + pembuatan prasarana diangka 50 jt untuk pembuatan taman, pagar, dll.
Setelah konfirmasi dengan owner dan bertemu dengan kontraktor, kita review kembali BoQ yang sudah dibuat. Setelah dicek ada beberapa item yang sangat mahal ditawarkan kontraktor kepada klien. Finally, didapat hasil nego dengan kontraktor sebagai berikut :

1. Luas Bangunan : 100 m2
2. Nilai Project : Rp. 447.000.000,-
3. Rata-rata per m2 : Rp. 4.470.000,-

Dari hasil nego tersebut dengan estimasi untuk pekerjaan rumah yang rata-rata habis 4 – 4.5 jt/m2. Maka harga yang diajukan sudah cukup sesuai. Maka tahap selanjutnya dibuat SPK dan kontraktor boleh bekerja.

Setelah permasalahan BoQ selesai, saya diminta oleh klien untuk membuat kurva S terkait pekerjaan yang akan dibuat. Sebenernya untuk pembuatan kurva S merupakan kewajiban kontraktor sebagai salah satu dari kontrol dalam melaksanakan pekerjaan. Karena kontraktor yang akan mengerjakan proyek tersebut kurang professional, maka saya diminta membuat kurva S. Dengan Perincian sebagai berikut :


Dari gambar yang diajukan oleh owner serta BoQ yang sudah dibuat, saya membuat kurva S dengan estimasi waktu ± 7 bulan.

Dari hasil diatas dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1. Sebelum membuat bangunan, penting seorang klien memanggil team ahli (Team Perencana) agar design bangunan sesuai dengan yang diharapkan.
2. Penting memanggil kontraktor yang professional agar pekerjaan bias sesuai yang diharapkan.
3. Cek kembali BoQ yang diajukan oleh kontraktor, jangan sampai harga yang diajukan terlalu mahal (Kecuali rumah mewah).

Oleh: Sumarsono U., Putra., D, A.